Dalam kegiatan Audit Medis pada hari Selasa, 12 Januari 2010 kemarin, dr. Topan Brian Kiting, Sp.B memberikan masukan sebagai berikut:
Mengingat kasus-kasus Demam Berdarah yang masuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi yang parah, sehingga angka kematiannya cukup tinggi, diharapkan pihak rumah sakit dan dinas kesehatan dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa bila mereka mengalami panas, diharapkan segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan. Diharapkan seluruh petugas kesehatan pun waspada dengan gejala-gejala demam berdarah, sehingga bila ada dugaan demam berdarah, pasien segera di rujuk ke rumah sakit. Dengan kondisi ini diharapkan tidak ada lagi pasien yang meninggal akibat demam berdarah.
Himbauan dr. Topan ini langsung ditindaklanjuti dengan pemasangan spanduk di depan rumah sakit yang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati bila anaknya menderita panas.
Rabu, 13 Januari 2010
Mailing List Rumah Sakit
Satu minggu yang lalu, admin website rumah sakit meminta kepada seluruh ruangan untuk menyerahkan daftar e-mail yang dimiliki oleh petugas yang ada di ruangannya masing-masing. Dari hasil pengumpulan email tersebut didapatkan data sebagai berikut sebagai para pemilik email:
| Aisyah Ramadhani |
| Anang Antin |
| Anastasia Lestari |
| Annisa |
| Ari Maranata |
| Arkani |
| Asmawariadi |
| Betty Anggryana |
| Bobiyansyah |
Selasa, 12 Januari 2010
dr. Santi diberikan formasi sebagai CPNS
Berdasarkan surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: R/132/M.PAN-RB/12/2009 tertanggal 31 Desember 2009 perihal Persetujuan Alokasi Khusus Formasi Dokter Spesialis/Dokter Umum/Dokter Gigi menjadi CPNS Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2009, dr. Santi mendapat persetujuan dari Menpan untuk mendapat formasi dokter spesialis di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodo. Pengangkan dan penggajian beliau akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas
Ada yang mabuk di rumah sakit?
Dalam apel pagi pada hari Senin, 11 Januari 2009, ada informasi bahwa bagian depan dari ruang IPSRS digunakan untuk mabuk-mabukan. Kondisi ini tentu amat memprihatinkan. Citra rumah sakit yang ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat agak tercoreng dengan berita ini. Diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama mewujudkan rumah sakit yang aman.
Langganan:
Postingan (Atom)